SELATPANJANG, LIPO - Pencarian seorang warga Desa Maini, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti yang hilang selama 6 hari akhirnya membuahkan hasil. Selamat (60) ditemukan dalam kondisi hidup oleh tim SAR gabungan, Kamis (13/8/2026).
Korban ditemukan di kawasan hutan bakau sekitar 600 meter dari lokasi awal ia dilaporkan hilang.
Kanit SAR Kepulauan Meranti, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Prima Herrie mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 15.30 WIB.
"Tim SAR gabungan telah menemukan korban atas nama Selamat sekitar 600 meter arah timur dari lokasi kejadian. Saat ditemukan, korban berada di kawasan hutan bakau dalam posisi duduk dengan kondisi tubuh lemas," kata Prima.
Meski lemas, tim tidak menemukan luka maupun lebam di tubuh korban. Pemeriksaan kesehatan awal langsung dilakukan di lokasi dengan melibatkan bidan desa.
"Hasil pengecekan, kondisi korban sehat dan tekanan darahnya normal," ujarnya.
Selamat diketahui hilang sejak Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Lokasi terakhir ia terlihat berada di sekitar Gang Sukajadi, kawasan permukiman warga Suku Akit, Dusun I, Desa Maini.
Selama enam hari, tim SAR gabungan menyisir area hutan dan pemukiman. Upaya pencarian baru membuahkan hasil di hari keenam.
Dalam pencarian hari terakhir, tim gabungan mengerahkan personel Unit SAR Selatpanjang, BPBD Kepulauan Meranti, pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, kepala dusun, hingga warga Desa Maini.
Setelah ditemukan, operasi pencarian resmi dihentikan. Korban direncanakan menjalani pemeriksaan lanjutan di Puskesmas Alai pada Jumat (14/8/2026) pukul 08.00 WIB.
Pemeriksaan akan didampingi keluarga, bidan desa, dan perangkat Desa Maini.
"Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, seluruh rangkaian operasi pencarian akhirnya ditutup. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman dan kondusif," tutup Prima.*****