Prabowo Resmikan Jembatan Presisi, Polda Riau Sumbang 110 untuk Pelosok

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:41:22 WIB
Prabowo Subianto, meresmikan pembangunan 3.395 jembatan dan 3.000 sumber air bersih hasil kolaborasi TNI-Polri /ist

PEKANBARU, LIPO – Upaya pemerataan infrastruktur hingga pelosok terus didorong pemerintah. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan pembangunan 3.395 jembatan dan 3.000 sumber air bersih hasil kolaborasi TNI-Polri di berbagai wilayah Indonesia, Kamis (13/8/2026).

Dalam peresmian itu, Presiden memberikan apresiasi kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan seluruh jajaran Polri atas kontribusi mereka dalam memperluas akses infrastruktur bagi masyarakat.

Secara nasional, Polri telah membangun dan merenovasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi. Menurut Presiden, capaian tersebut mencerminkan kehadiran negara yang dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama di daerah dengan keterbatasan akses.

“Saya bangga dengan pengabdian dan prestasi yang ditunjukkan. Ini adalah bukti bahwa negara hadir untuk rakyat, terutama mereka yang berada di daerah terpencil,” ujar Presiden dalam sambutannya secara daring dari Istana Negara.

Presiden menegaskan, pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada proyek besar, tetapi juga harus menjangkau kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terpencil.

“Rakyat yang jauh dari pusat kehidupan harus tetap merasakan kualitas hidup yang baik. Negara harus hadir untuk mereka,” tegasnya.

Dalam agenda tersebut, Presiden juga berdialog dengan sejumlah Polda melalui video conference, termasuk Polda Riau. Dari Desa Gobah, Kabupaten Kampar, Kapolda Riau Herry Heryawan menyampaikan laporan terkait pembangunan di daerahnya.

Ia menjelaskan, Polda Riau bersama masyarakat telah membangun 110 Jembatan Merah Putih Presisi yang tersebar di berbagai wilayah.

“Kami berupaya menerjemahkan arahan Presiden dengan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pembangunan jembatan di wilayah yang aksesnya terbatas,” ujar Herry.

Suasana dialog semakin hidup ketika Kapolda memperkenalkan Raisa Adelia (13), pelajar asal Desa Gobah yang merasakan langsung manfaat jembatan tersebut. Ia menyampaikan pantun sebelum menceritakan perubahan yang dialaminya.

Raisa mengungkapkan, sebelumnya jembatan di desanya rusak parah dan menyulitkan akses menuju sekolah. Kini, setelah diperbaiki, perjalanan menjadi lebih mudah dan aman.

“Saya berterima kasih kepada Bapak Presiden. Sekarang kami tidak kesulitan lagi pergi ke sekolah,” ucapnya.

Selain pembangunan jembatan, Kapolda juga melaporkan pelaksanaan Ekspedisi Merah Putih Presisi menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, yang menyasar wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Riau.

Dalam kegiatan itu, Polri tidak hanya menyalurkan bantuan sosial, tetapi juga menjalankan program pelestarian lingkungan, termasuk penanaman dan restorasi mangrove di kawasan pesisir.

“Kegiatan ini bertujuan memperkuat perlindungan alami wilayah pesisir dari abrasi sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan,” jelas Herry.

Peresmian ini menjadi simbol kolaborasi pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat dalam mendorong pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di berbagai daerah.(***)

Tags

Terkini