Mulai 30 Juli 2026, Jalur Keluar Tol Pekanbaru-Dumai Dialihkan ke Pintu Tol Bypass

Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27:14 WIB
Ilustrasi/F: LIPO

PEKANBARU, LIPO - PT Hutama Karya (HK) akan melakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Tol Pekanbaru–Dumai mulai Kamis, 30 Juli 2026. Pengalihan jalur keluar diberlakukan di Jalan Akses Pintu Tol Pekanbaru STA 00+200.

Rekayasa ini merupakan bagian dari pekerjaan penyambungan Jalan Tol Pekanbaru–Dumai dengan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru. Penyambungan dilakukan melalui pembangunan jembatan overpass di STA 00+200 Jalan Tol Pekanbaru–Dumai atau STA 206+950 Jalan Tol Lingkar Pekanbaru.

Selama pekerjaan berlangsung, akses keluar menuju Kota Pekanbaru dialihkan. Kendaraan tidak lagi keluar melalui jalur eksisting Akses Muara Fajar. Arus lalu lintas diarahkan ke jalur baru menuju Pintu Tol Bypass Pekanbaru.

"Pemindahan jalur ini merupakan bagian dari tahapan pembangunan konektivitas antara Jalan Tol Pekanbaru–Dumai dengan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru. Pekerjaan ini diperlukan agar proses penyambungan kedua ruas tol dapat berjalan sesuai target tanpa mengabaikan aspek keselamatan," kata Executive Vice President Sekretaris PT HK, Hamdani.

Hutama Karya bersama Ditlantas Polda Riau, Dinas Perhubungan, dan stakeholder terkait telah menyiapkan rambu-rambu sementara, traffic cone, water barrier, papan informasi, lampu peringatan, serta petugas di titik strategis untuk mengarahkan pengguna jalan.

Perusahaan juga mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi waktu tempuh, mematuhi rambu, mengurangi kecepatan di area proyek, dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.

Selain itu, pengguna tol diminta memastikan saldo kartu uang elektronik cukup, menjaga jarak aman, dan memantau informasi lalu lintas melalui akun media sosial resmi Hutama Karya serta aplikasi Mozy.

PT HK memohon maaf atas ketidaknyamanan selama pekerjaan. Perusahaan berkomitmen menyelesaikan penyambungan tol sesuai target dengan tetap mengedepankan kualitas, keselamatan kerja, dan pelayanan. 

Penyambungan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas, memperlancar mobilitas, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau.*****

 

 

Tags

Terkini