Evaluasi Bulanan di Binawidya, Wako Agung Dorong Camat Tuntaskan Aduan Warga

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:05:04 WIB

PEKANBARU, LIPO – Wali Kota Wako Pekanbaru Agung Nugroho kembali mengumpulkan seluruh camat untuk membahas soal aduan masyarakat. Pertemuan ini berlangsung di Kantor Kecamatan Binawidya, Jumat (17/7/2026).

Dalam kesempatan ini, Agung meminta seluruh camat untuk menyampaikan aspirasi dan masalah-masalah yang menjadi aduan masyarakat di wilayah kerjanya masing-masing. 

"Setiap sebulan sekali kita mengevaluasi kinerja di tingkat kecamatan dalam kemasan coffee morning. Hari ini kita membahas permasalahan yang masih terjadi di tengah masyarakat, seperti sampah, jalan rusak, banjir, gelandangan dan pengemis Gepeng dan pelantikan RT/RW," ujarnya. 

Ia menjelaskan, Pemko Pekanbaru sudah menerapkan sistem LPS Lembaga Pengelola Sampah. Melalui sistem ini, pihak kecamatan memiliki tanggung jawab dan kewenangan untuk mengelola sendiri kebersihan lingkungan di wilayahnya. 

"Namun masih ada beberapa kecamatan yang masih dibantu oleh DLHK Pekanbaru. Tetapi kita yakin seluruh camat nantinya akan memahami cara kerjanya dan ini akan menjadi lebih maksimal," jelasnya. 

Agung menegaskan dengan sistem LPS, camat dituntut lebih proaktif. Mulai dari pengawasan, pengangkutan, hingga edukasi warga agar tidak membuang sampah sembarangan.

Sementara itu, ditambahkan Wako Agung, pihaknya juga membahas terkait rencana pelantikan Ketua RT/RW terpilih. Untuk pelantikan RT/RW direncanakan akan digelar sekitar tanggal 20 Juli 2026. 

"Kita juga bahas penanganan LGBT dan Pedagang Kaki Lima PKL yang berada di lokasi-lokasi terlarang seperti trotoar jalan. Intinya, semua masalah di tengah masyarakat akan sama-sama kita bahas dan sama-sama kita cari solusinya," pungkasnya.

Wako Agung berharap forum coffee morning ini tidak hanya menjadi ajang laporan, tetapi juga ruang mencari solusi cepat. Dengan keterlibatan camat, lurah, dan RT/RW, Pemko Pekanbaru menargetkan pelayanan ke masyarakat bisa lebih cepat, tepat, dan menyentuh langsung persoalan di lapangan.*****

 

 

Terkini