Atasi Macet Simpang SKA, Pemprov Riau Bakal Lebarkan 2 U-Turn Jalan Tuanku Tambusai, Lampu Merah Ditutup

Selasa, 23 Juni 2026 | 21:37:39 WIB
Plt Gubri SF Hariyanto/F: LIPO

PEKANBARU, LIPO - Pemprov Riau bergerak cepat mengurai kemacetan Simpang SKA. Dinas PUPR-PKPP Riau dijadwalkan mulai Juli 2026 melebarkan dua titik U-Turn di Jalan Tuanku Tambusai atau Jalan Nangka.

Plt Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau Zulfahmi menyebut pelebaran dilakukan paralel di dua lokasi krusial: depan RS Hermina dan ruas sebelum Masjid Raudhatul Jannah.

"Pelebaran U-Turn di Jalan Tuanku Tambusai segera kita lakukan, InsyaAllah bulan Juli sudah mulai proses," kata Zulfahmi, Selasa 23 Juni 2026.

Target Pecahkan Kepadatan Simpang SKA

Langkah ini bagian dari skenario besar penataan koridor jalan. Pemprov Riau berencana menutup jalan di bawah flyover dan meniadakan lampu lalu lintas traffic light di persimpangan SKA.

Zulfahmi menjelaskan rekayasa arus lalu lintas dirancang untuk memecah penumpukan kendaraan di persimpangan sebidang Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Tuanku Tambusai. Area itu kerap macet panjang saat jam sibuk.

"Karena ini sudah menjadi atensi pimpinan agar kita harus gerak cepat. Sebab di saat jam-jam sibuk, persimpangan tersebut seringkali terjadi antrean panjang hingga macet, dan kemacetan ini sering dikeluhkan warga," ujarnya.

Untuk tahap awal, pelebaran U-Turn difokuskan di Jalan Tuanku Tambusai. Sementara Jalan Soekarno-Hatta dinilai sudah terakomodir flyover.

"Kita lihat perkembangan, jika memang diperlukan bisa saja nanti kita lakukan pelebaran U-Turn di depan Hotel Grand Suka juga dan U-Turn di depan Lotte Mart," tutupnya.

Arus Baru Tanpa Lampu Merah  

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto memastikan skema arus lalu lintas baru akan segera diterapkan tahun ini. Flyover SKA dibangun untuk mengurai macet, namun kondisi saat ini belum sesuai harapan.

"Jadi kita akan ciptakan arus lalu lintas baru dengan menutup lampu merah di Simpang SKA. Tahun ini kita gesa. Supaya tak ada lagi kepadatan di sana. Karena keluar masuk kendaraan dari dua pusat perbelanjaan sekaligus," tegas SF Hariyanto.*****

 

Terkini