PEKANBARU, LIPO - Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan komitmennya dalam melayani masyarakat melalui berbagai aksi nyata.
Di usia delapan dekade, Polri menjadikan momentum ini sebagai refleksi sekaligus penguatan peran dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Di Provinsi Riau, rangkaian kegiatan sosial digelar secara masif oleh Polda Riau dengan mengusung tema “Polri untuk Masyarakat.” Kegiatan ini berada di bawah kepemimpinan Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan dan melibatkan seluruh jajaran hingga tingkat Polres.
Beragam program kemanusiaan dilaksanakan, mulai dari penyaluran bantuan sosial (bansos), bakti sosial (baksos), penyediaan air bersih, bakti religi, bedah rumah, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga bakti kesehatan seperti donor darah dan layanan kesehatan gratis. Selain itu, turut digalakkan Gerakan Indonesia Asri yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan penghijauan.
Secara keseluruhan, Polda Riau menargetkan penyaluran 12.500 paket bansos, pembangunan tiga titik fasilitas air bersih, serta tiga unit program bedah rumah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan tersebut menyasar berbagai kalangan, di antaranya pengemudi ojek online, kurir, ojek pangkalan, sopir angkutan umum dan truk, penghuni panti asuhan dan panti jompo, serta masyarakat di kawasan pesisir dan permukiman padat.
Kegiatan ini telah berlangsung sejak 1 Juni 2026 dan akan terus berlanjut hingga 4 Juli 2026. Hingga pertengahan pelaksanaan, tepatnya Rabu (17/6), Polda Riau telah menyalurkan sebanyak 593 paket bantuan sosial, menyediakan air bersih di tiga lokasi, serta merealisasikan satu unit bedah rumah.
Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika yang juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau menyampaikan bahwa seluruh kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Melalui berbagai kegiatan sosial, kesehatan, keagamaan, hingga lingkungan hidup, kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya. Jumlah bantuan akan terus bertambah seiring berjalannya rangkaian kegiatan,” ujarnya, Rabu (17/6/2026).
Ia menegaskan bahwa semangat “Polri untuk Masyarakat” bukan sekadar tema, melainkan komitmen yang diwujudkan melalui aksi nyata yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Riau dijadwalkan berlangsung pada 6 Juli 2026 dan akan dihadiri oleh Ibu Kapolri. Momen tersebut diharapkan menjadi simbol kuat pengabdian Polri sekaligus mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam mewujudkan Indonesia yang aman, sejahtera, dan berkelanjutan.(***)