Hiace Hantam Dump Truck di Tol Permai, 5 Orang Meninggal Dunia

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:59:19 WIB
Kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) KM 46+200 Jalur A/lipo

PEKANBARU, LIPO – Kesigapan personel Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Riau menjadi kunci dalam penanganan kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) KM 46+200 Jalur A, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Peristiwa nahas tersebut melibatkan satu unit mobil Toyota Hiace bernomor polisi BH 7013 RU yang membawa rombongan penumpang asal Provinsi Jambi, dengan satu unit dump truck Hino BM 9064 VU yang melaju di jalur yang sama.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, mobil Hiace yang dikemudikan RM (30) melaju dari arah Pekanbaru menuju Dumai melalui lajur kiri. Setibanya di lokasi kejadian, diduga pengemudi mengalami micro sleep sehingga kendaraan menabrak bagian belakang dump truck di depannya.

Benturan keras menyebabkan bagian depan Hiace ringsek parah dan sejumlah penumpang terjepit di dalam kendaraan.

Mendapat laporan kejadian, personel Sat PJR bersama petugas lalu lintas langsung bergerak cepat ke lokasi. Setibanya di TKP, petugas segera melakukan evakuasi korban, memberikan pertolongan pertama, serta mengatur arus lalu lintas guna mencegah kecelakaan susulan.

Dalam kondisi darurat, prioritas utama petugas adalah menyelamatkan korban yang masih hidup. Para korban segera dievakuasi dan dilarikan ke Klinik Kasih Ibu Kandis untuk mendapatkan penanganan medis.

Akibat kecelakaan tersebut, empat orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi, yakni RM (30), TB (60), NR (55), dan UR (80). Satu korban lainnya, RS (57), meninggal dunia saat menjalani perawatan, sehingga total korban meninggal menjadi lima orang.

Sementara itu, lima korban lainnya mengalami luka-luka, yakni RP (69), SS (17), SPP (17), DF (34), dan MP (24). Beberapa di antaranya telah dirujuk ke rumah sakit di Pekanbaru untuk penanganan lanjutan.

Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika, menyampaikan bahwa sejak awal kejadian, fokus petugas adalah penyelamatan korban dan percepatan penanganan medis.

“Total korban meninggal dunia lima orang, sementara lima lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan,” jelasnya.

Ia menegaskan, kecepatan respons personel di lapangan merupakan wujud kehadiran Polri dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat di jalan raya.

Untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, Ditlantas Polda Riau menurunkan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Subdit Gakkum. Tim dipimpin oleh AKBP Galih Apria dan melibatkan berbagai unsur, termasuk Satlantas Polres Siak, Jasa Raharja, serta PT Hutama Karya selaku pengelola tol.

Tim gabungan melakukan olah TKP secara menyeluruh dengan mengumpulkan barang bukti, mengukur lokasi kejadian, menganalisis posisi kendaraan, jejak pengereman, hingga kondisi jalan dan kendaraan.

“Penerjunan Tim TAA merupakan bentuk keseriusan kami dalam mengungkap penyebab kecelakaan secara profesional dan berbasis scientific investigation,” tegas Jeki.

Sementara itu, dugaan awal kecelakaan disebabkan pengemudi mengalami micro sleep saat berkendara di jalur tol. Namun, kepastian penyebab masih menunggu hasil investigasi mendalam.

Dirlantas juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap risiko micro sleep, terutama saat perjalanan jauh pada malam hingga dini hari.

“Pastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima. Jika merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya beristirahat di rest area demi keselamatan bersama,” imbaunya.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para pengguna jalan bahwa keselamatan berkendara sangat bergantung pada kondisi fisik pengemudi serta kewaspadaan selama perjalanan.(***)

Tags

Terkini