DPD PDIP Riau Saring Kader Berwawasan dan Paham Problem Sosial, Target PAC se-Riau Terbentuk Bulan Depan

Senin, 20 April 2026 | 16:21:49 WIB
Makmun Solihin/F: LIPO

PEKANBARU, LIPO - DPD PDI Perjuangan (PDIP) Provinsi Riau menargetkan proses pembentukan Pimpinan Anak Cabang (PAC) di seluruh kabupaten/kota selesai pada bulan depan. 

Saat ini, sejumlah daerah masih dalam tahapan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bagi calon ketua PAC.

Bendahara DPD PDIP Riau, Makmun Solihin, mengungkapkan bahwa sebagian besar kabupaten telah melaksanakan fit and proper test di kantor DPD Partai. Namun, ada dua daerah menggelar proses itu di wilayahnya masing-masing karena pertimbangan geografis.

"Iya, kemarin beberapa kabupaten sudah dilaksanakan fit and proper test di kantor DPD Partai. Tapi ada dua daerah yang minta untuk dilakukan di daerah. Seperti Kabupaten Kepulauan Meranti dan Indragiri Hilir (Inhil) karena persoalan geografis yang cukup berat," ujar Makmun, Senin 20 April 2026.

Ia menjelaskan, proses yang dilaksanakan di Tembilahan itu dihadiri oleh sejumlah kader, pengurus lainnya. Targetnya proses ini rampung di bulan ini.

"Proses itu memang supaya selesai di bulan ini. Kemudian, mungkin di akhir bulan ini juga, beberapa daerah sudah ada yang melaksanakan Musyawarah Anak Cabang (Musancap), artinya sudah dibentuk dan ada pelantikan pengurus PAC. Nanti kita lihat mana dulu yang sudah siap, langsung diadakan," katanya.

Makmun menambahkan, meskipun belum tuntas seluruhnya, pada minggu terakhir ini sudah ada beberapa kemajuan. Harapannya seluruh proses bisa tuntas pada bulan depan.

Lebih lanjut, ketua komisi IV DPRD Riau ini menegaskan bahwa partainya tidak asal memilih pengurus. PDIP Riau katanya ingin  mencari kader-kader yang figur dan memiliki kekuatan riil di daerah demi kemenangan partai ke depan dan lebih solid.

"Kita kan pengen cari yang figur-figur, yang mempunyai dan kuat di daerah. Karena kita menginginkan juga kemenangan yang berikutnya supaya lebih solid," tegasnya.

Dikatakannya ada tiga kriteria utama yang menjadi penekanan dalam penyaringan calon ketua PAC. Pertama, wawasan kebangsaan dan pemahaman yang mendalam tentang partai. Kedua, pemahaman terhadap sosial dan kultur di daerah masing-masing.

"Kemudian yang kedua, kita melihat wawasan ketua-ketua PAC yang tentu tidak hanya memahami partai, tapi memahami juga sosial kultur di daerah kita masing-masing," ujarnya.

Ketiga, calon ketua PAC harus mampu mengidentifikasi problem sosial di setiap kecamatan serta menawarkan solusi konkret. Hal ini akan menjadi alat bagi PDIP untuk memilih pemimpin yang cerdas dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.

"Kemudian ada problem-problem sosial di masing-masing kecamatan, itu juga penting bagi kita untuk mengetahui itu. Kemudian solusi-solusi yang mau diterapkan di daerah masing-masing, itu juga akan kita saring ke mana yang lebih cerdas menyelesaikan persoalan-persoalan ke masyarakat," pungkasnya.*****

 

Terkini