Dewan Pakar dan Penasehat DPW PKS Riau Dilantik

Jumat, 17 April 2026 | 16:48:57 WIB

PEKANBARU, LIPO - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Riau melantik Dewan Pakar dan Dewan Penasehat dalam acara yang berlangsung di kantor DPW PKS Riau, Jumat 17 April 2026. 

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW), Ayat Cahyadi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPW PKS Riau Ahmad Tarmizi, anggota DPRD Riau dari PKS, serta jajaran pengurus partai.

Dalam struktur yang baru dilantik, Mawardi Saleh ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pakar dengan Yaniswar sebagai sekretaris. Dewan Pakar juga diisi sejumlah anggota, diantaranya Darwis Hasibuan, Ahmad Husin, Ilham Abba, Amirullah Marajo Rambe, Wijaya Hasyim, Liza Fitriani, Ali Wardana, Mira Roza, Narlis Nazar, Jasmiyati, Yudi Irwan, Bisri Mustofa, dan M. Rasyad Zein.

Sementara itu, posisi Ketua Dewan Penasehat diemban Chairul Anwar, didampingi Mahdinur sebagai sekretaris. Anggotanya terdiri dari Muhammad Gazali Kamalius, Sofyan Siroj Abdul Wahab, Raudhatul Firdaus, dan Sofiyah Samhari.

Ayat Cahyadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembentukan Dewan Pakar dan Penasehat merupakan bagian dari amanat organisasi sebagaimana diatur dalam AD/ART partai. Ia menilai keberadaan kedua unsur ini penting untuk memperkuat peran partai dalam memberikan kontribusi pemikiran bagi pembangunan daerah.

Ia juga menambahkan bahwa para anggota yang dilantik berasal dari beragam latar belakang keilmuan dan profesi, sehingga diharapkan mampu memberikan masukan  seperti terkait persoalan keuangan daerah.

Ketua Dewan Pakar, Mawardi Saleh, menyatakan komitmennya untuk menjalankan amanah tersebut secara maksimal. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan aktif memberikan kajian serta mendorong sinergi dengan pemerintah daerah guna mendukung terwujudnya Riau yang gemilang.

Di sisi lain, Ketua Dewan Penasehat, Chairul Anwar, menekankan pentingnya menjaga arah perjuangan partai agar tetap berada pada jalur yang telah ditetapkan.

“Perjuangan harus tetap berada dalam koridor yang benar, dengan berlandaskan pada nilai-nilai keislaman,” ujarnya.*****

 

Terkini