PEKANBARU, LIPO - Aksi unjuk rasa penolakan relokasi dari Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan masih terus berlangsung di sekitar Kantor Gubernur Riau hingga hari kedua, Selasa 14 April 2026.
Massa aksi bertahan di lokasi dengan menyampaikan tuntutan mereka kepada pemerintah daerah.
Namun, aksi yang berlanjut ini menyisakan persoalan lain. Pantauan LIPUTANOKE.COM di lapangan menunjukkan kondisi lingkungan di sekitar area demonstrasi tampak kotor, dengan sampah makanan dan minuman berserakan di sepanjang jalan samping kantor gubernur.
Tidak hanya itu, bau tidak sedap juga tercium di sekitar kendaraan massa. Diduga, aroma tersebut berasal dari oknum peserta aksi yang buang air kecil sembarangan.
Koordinator umum aksi, Iwandri Saputra Simbolon, menyampaikan bahwa demonstrasi ini akan terus berlangsung hingga tuntutan mereka dipenuhi oleh pemerintah. Ia menyebutkan aksi direncanakan berlangsung dari Senin hingga Sabtu.
“Aksi ini akan terus kami lakukan sampai ada kejelasan atas tuntutan masyarakat,” ujarnya.
Adapun tuntutan utama massa adalah menolak rencana relokasi. Mereka meminta Pemerintah Provinsi Riau memberikan kepastian terhadap keberlangsungan hidup masyarakat terdampak.
Selain itu, massa juga mendesak Presiden Republik Indonesia untuk turun tangan menyelesaikan persoalan ini sesuai amanat Pasal 33 Ayat 3 UUD 1945.
Hingga berita ini diturunkan, aksi masih berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan di sekitar lokasi.*****