PEKANBARU, LIPO - Pemerintah Provinsi Riau melaksanakan penandatanganan Perjanjian Pinjam Pakai Barang Milik Daerah kepada pemerintah kabupaten dan kota. Acara tersebut menjadi bagian dari upaya pemanfaatan aset daerah untuk kepentingan masyarakat, terkhusus pembangunan Koperasi Merah Putih.
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto menyampaikan bahwa koperasi merupakan bagian penting dari strategi pembangunan ekonomi daerah. Menurutnya, koperasi dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat hingga ke tingkat desa.
Ia menjelaskan bahwa struktur ekonomi Riau saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor besar. Karena itu, pemerintah memiliki kewajiban agar pertumbuhan ekonomi tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kita punya kewajiban agar ekonomi yang tumbuh ini dapat memberi manfaat yang lebih luas kepada masyarakat. Pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya digerakkan sektor besar, tetapi juga harus menggerakkan ekonomi masyarakat hingga ke tingkat desa,” katanya di Balai Serindit, Jumat (13/3/2026).
SF Hariyanto menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Riau memiliki peran strategis dalam memperkuat struktur perekonomian daerah. Salah satu langkahnya adalah melalui pengembangan Koperasi Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan.
Ia menyebutkan bahwa aktivitas koperasi di Riau saat ini banyak berada pada sektor perdagangan besar dan eceran. Sektor tersebut memberikan kontribusi sekitar 9 hingga 10 persen terhadap perekonomian daerah.
Selain itu, pemerintah juga telah melakukan pemetaan lokasi pembangunan gerai Koperasi Merah Putih di berbagai wilayah di Riau. Hingga saat ini tercatat sebanyak 1.570 lokasi telah dilakukan pemetaan lahan.
“Selain itu ada sebanyak 883 unit sedang dalam proses pembangunan dan 51 unit telah mencapai pembangunan 100 persen,” jelasnya.
SF Hariyanto menilai kegiatan penandatanganan perjanjian pinjam pakai aset daerah ini merupakan bukti kekompakan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota. Ia berharap sinergi tersebut dapat mempercepat pembangunan yang lebih terarah.
“Kami mengajak pemerintah kabupaten dan kota untuk bersama-sama mengembangkan koperasi ini dengan baik, sehingga koperasi dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” ujarnya. *****