Pemprov Riau Siapkan Bus Mudik Gratis Bagi Mahasiswa Jogja

Ahad, 08 Maret 2026 | 22:00:19 WIB
Ilustrasi/F: int

PEKANBARU, LIPO - Program Balek Besamo 2026 yang digagas Pemerintah Provinsi Riau melalui Badan Penghubung kembali membawa kabar gembira bagi mahasiswa Bumi Lancang Kuning di perantauan. 

Tahun ini, mahasiswa Riau yang menempuh pendidikan di Yogyakarta dan sekitarnya bersiap tancap gas untuk pulang kampung menggunakan fasilitas bus gratis yang disediakan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Ketua Ikatan Pelajar Riau Yogyakarta, Rafsan Jzani, mengatakan bahwa program Balek Besamo memang menjadi harapan besar bagi mahasiswa Riau yang berada di perantauan. Menurutnya, program ini memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk berkumpul kembali bersama keluarga di kampung halaman.

“Program balek besamo ini memang menjadi kebutuhan dan harapan bagi kawan-kawan di perantauan. Terutama pada mahasiswa yang punya keterbatasan ekonomi,” kata Rafsan, pada Minggu (08/03).

Dijelaskan, pada tahun ini Pemerintah Provinsi Riau menyediakan dua unit bus gratis untuk mahasiswa Riau di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Kedua bus tersebut memiliki kuota sekitar 90 orang yang akan diberangkatkan pulang ke Riau.

“Alhamdulillah, Pemerintah Provinsi Riau memberikan dua bus gratis untuk kami pulang kampung dengan jumlah kuota 90 orang. Oleh karena itu, kuota tersebut kami bagi untuk yang di Jogja 60 kursi, Solo 20 kursi dan 10 kursi kepada kawan-kawan di Malang,” jelasnya.

Diungkapkan, untuk memastikan program tersebut tepat sasaran, IPY Yogyakarta membentuk panitia seleksi. Langkah ini dilakukan agar mahasiswa yang berangkat benar-benar sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan bersama.

“Agar ini dapat terakomodir, kami telah membentuk panitia seleksi supaya yang berangkat dapat tepat sasaran sesuai persyaratan. Ada tiga aspek yang menjadi syarat kriteria,” ungkapnya.

Ia menerangkan, aspek pertama yang menjadi prioritas adalah mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. Hal ini dilakukan agar bantuan mudik gratis benar-benar dirasakan oleh mahasiswa yang membutuhkan.

Selain itu, prioritas kedua diberikan kepada mahasiswa berprestasi yang telah mengharumkan nama Provinsi Riau di wilayah Yogyakarta, Solo, maupun Malang melalui berbagai kegiatan akademik maupun non-akademik.

“Aspek prioritas pertama tentu bagi mahasiswa yang kurang mampu. Kedua, diberikan kepada mahasiswa yang berprestasi mengharumkan nama Riau di Jogja, Solo, dan Malang. Syarat ketiga punya kontribusi besar terhadap organisasi daerah di perantauan,” terangnya.

Rafsan menambahkan bahwa proses seleksi ini dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama antarmahasiswa Riau di perantauan. Hal tersebut bertujuan agar program Balek Besamo benar-benar berjalan tertib dan adil.

“Kami memberikan persyaratan seperti ini sudah sesuai dengan kesepakatan bersama dengan tujuan program tersebut dapat tepat sasaran. Kalau tidak dilakukan penyaringan bisa terjadi keos, karena sudah banyak yang daftar melebih kuota,” tambahnya.

Saat ini panitia tengah melakukan proses finalisasi terhadap nama-nama mahasiswa yang akan diberangkatkan. Proses tersebut dijadwalkan rampung dalam waktu dekat sebelum keberangkatan.

“Insyaallah besok (9/3) kami sudah melakukan finalisasi nama-nama yang akan ikut berangkat. Sebab pada tanggal 12 Maret kita sudah kumpul di Asrama Putra Riau Yogyakarta,” ujarnya.

Ia juga menuturkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Riau kepada mahasiswa yang berada di perantauan. Program Balek Besamo dianggap sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap generasi muda Riau.

“Kami tentu sangat senang Ayahanda Gubernur Riau melalui Abangda Kepala Badan Penghubung menggelar program seperti ini. Kami bersyukur tandanya pemerintah daerah betul memberikan perhatian kepada anak-anaknya di perantauan,” tuturnya.

Rafsan berharap program Balek Besamo dapat terus dilaksanakan setiap tahun dan bahkan ditingkatkan kapasitasnya. Menurutnya, program mudik gratis ini sangat membantu mahasiswa Riau di perantauan agar dapat pulang kampung dengan lebih mudah dan aman.

“Semoga saja Pemprov Riau bisa mengadakan setiap tahun kegiatan balek besamo dan bisa menambahkan jumlah busnya, karena mudik secara gratis ini sangat bermanfaat." pungkasnya.

 

 

Terkini