Dilema Reses Legislator Riau: Banyak Permintaan, Minim Anggaran

Jumat, 20 Februari 2026 | 14:01:48 WIB
Kaderismanto/F: ist

PEKANBARU, LIPO - Ketua DPRD Provinsi Riau, Kaderismanto, angkat bicara mengenai pelaksanaan reses atau masa penyerapan aspirasi masyarakat yang baru saja dilaksanakan. 

Ia mengakui  antusiasme masyarakat menyampaikan usulan sangat tinggi, namun realita kemampuan anggaran daerah sangat terbatas.

"Alhamdulillah proses sudah dilaksanakan. Seperti biasa, memang usulan masyarakat saat saya reses itu luar biasa banyaknya. Pertanyaan besarnya adalah bagaimana kita bisa menghimpun semua usulan itu," ujar Kaderismanto, Jumat 20 Februari 2026.

Anggota DPRD Riau dapil Dumai, Bengkalis dan Meranti ini, menegaskan bahwa pihaknya telah menyampaikan kepada masyarakat mengenai kondisi keuangan daerah saat ini kurang bagus.

"Kita sampaikan lebih awal kepada masyarakat bahwa yang akan kita komodir dan perjuangkan adalah usulan-usulan yang sifatnya sangat prioritas. Tak lain, tak bukan, ini harus menyesuaikan dengan kemampuan anggaran kita," jelasnya.

Kaderismanto menyebutkan, tidak hanya dirinya situasi serupa juga dialami oleh anggota DPRD Riau lainya.

"Kita harus memprioritaskan mana skala yang sangat-sangat prioritas. Memang anggaran kita sangat terbatas, sehingga membutuhkan waktu untuk merealisasikannya. Kita tidak bisa bekerja seperti zaman dulu ketika semua usulan bisa langsung diakomodir," tambah politisi PDI-P ini.

Tak hanya soal reses, dalam kesempatan itu Kaderismanto juga menyoroti pentingnya kemandirian fiskal. Ia menekankan bahwa pembangunan tidak bisa berjalan optimal jika Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak kuat.

"Nah, kita bicara pembangunan ya, tapi ketika duitnya tak ada, kita mau membangun bagaimana. Oleh karena itu, yang paling penting adalah bagaimana cara kita mendorong pendapatan ini kembali normal. Kita harus mandiri, berdiri di atas kaki sendiri," tegasnya.

Dalam dari itu Ia menyebutkan bahwa efisiensi belanja harus terus dilakukan. Namun disisi lain, perangkat daerah, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di bidang pendapatan, harus benar-benar orang-orang yang berkompeten dan mampu menggali potensi daerah secara maksimal.

Pernyataan ini disampaikan Kaderismanto usai mengikuti forum diskusi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027 bersama Gubernur Riau. 

"Kita akan berikan kewenangan penuh bagaimana semua stakeholder ini bergerak cepat, menggali semua potensi dari semua sektor yang ada. Jika PAD kita kuat, maka kita tidak akan terlalu terpengaruh terhadap kebijakan pemerintah pusat ke depannya. Inilah yang menjadi penting bagi kita semua," pungkasnya.*****

 

Terkini