PEKANBARU, LIPO - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru secara resmi menyalurkan bantuan uang tunai kepada 424 Kepala Keluarga (KK) yang tergolong dalam kategori miskin ekstrem. Bantuan ini merupakan program pengentasan kemiskinan pada tahun 2026.
Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, pada Rabu (14/1/2026), di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman.
Setiap keluarga penerima manfaat dijadwalkan menerima bantuan tunai sebesar Rp300 ribu per bulan. Namun, pada tahap awal penyaluran ini, pemerintah memutuskan untuk mencairkan bantuan sekaligus untuk periode tiga bulan, sehingga setiap KK membawa pulang dana sebesar Rp900 ribu.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan bahwa dana tersebut diterima oleh masyarakat secara penuh tanpa ada pengurangan sedikit pun.
"Jadi hari ini bantuan diberikan sekaligus untuk tiga bulan, nilainya Rp900 ribu dan diterima utuh oleh masyarakat tanpa potongan pajak," ujar Agung di sela-sela penyerahan.
Lebih lanjut, Agung menjelaskan bahwa sumber pendanaan program ini merupakan hasil kolaborasi fiskal antara pemerintah daerah. Program ini menggunakan skema anggaran kerja sama atau budget sharing yang melibatkan Pemerintah Kota Pekanbaru dan Pemerintah Provinsi Riau.
Program bantuan bagi keluarga miskin ekstrem ini sebenarnya bukan rencana baru, melainkan hasil dari perencanaan matang yang telah diusulkan sejak tahun 2023. Setelah melalui berbagai proses verifikasi, program tersebut akhirnya dapat dinikmati oleh masyarakat luas pada awal tahun 2026 ini.
"Alhamdulillah, hari ini bisa kita realisasikan dan langsung disalurkan kepada lebih dari 400 keluarga penerima manfaat. Kami ingin memastikan kehadiran pemerintah dirasakan langsung oleh warga yang paling membutuhkan," tambah Agung Nugroho.
Wali Kota mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Riau dalam mewujudkan program ini. Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus berlanjut guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengejar target nol persen kemiskinan ekstrem di Kota Bertuah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Riau. Bantuan ini merupakan hasil kerja sama antara Pemko Pekanbaru dan Pemprov Riau,” tutup Agung.*****